Senin, 29 Mei 2017

KAU, DENGARKAN


Aku,
yang berdiri di tepi pantai
menyapa angin yang berhembus menerpa
menyambut air yang seolah-olah berlomba menyentuh kakiku
menahan debu pasir putih yang terbang menghantam tubuhku
tapi aku harus tertunduk, tak sanggup menantang sang mentari

Aku,
yang berdiri di atas sebuah bukit
menyapa angin yang berhembus menerpa
menyambut suara nyiur yang seolah-olah berlomba meninggikan nadanya
menahan kekuatan pijakan kaki di atas tanah yang seolah-olah ingin longsor ke bawah
tapi aku harus tertunduk, tak sanggup menantang sang mentari

Tapi yang berdiri tegak
merasa mampu menantang sang mentari
hanyalah orang-orang yang penuh kebohongan,
hanyalah orang-orang yang penuh kemunafikan
karena dia hanya mampu bersembunyi dibalik kaca mata hitamnya
karena dia hanya mampu menahan teriknya dengan telapak tangannya
dan itu bukan aku…

Aku
hanya memiliki cinta
hanya memiliki kasih
hanya memiliki peduli

Inilah aku, bukan kamu


Banda Aceh, 5/29/17
Tien Fitrina, S.Pd., M.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar