Senin, 05 Desember 2016

MATEMATIKA, PERDEBATKAN. MAKA KAMU AKAN LEBIH MEMAHAMINYA

Selama ini kita sering mendengar tentang debat bahasa inggris, debat presiden, atau hal-hal yang terjadi dalam lingkungan sosial masyarakat. Yang mereka debatkan kebanyakan sesuatu yang belum pasti, atau kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Contoh, dalam debat Calon Presiden.
Matematika memang ilmu pasti, pasti benar atau pasti salah. Tetapi didalam matematika, banyak hal yang bisa diperdebatkan. Tujuannya untuk memahami konsep. Contoh pada materi Statistika, hal yang bisa diperdebatkan yaitu "Manakah yang lebih mudah, menyelesaikan sebuah masalah dengan data tunggal atau data kelompok?" atau "Apakah Quick Count dapat dipercaya?".
Debat matematika ini dilakukan dengan berbagai proses, ada sintaks yang harus dilalui karena berada dalam proses pembelajaran. Debat merupakan salah satu pembelajaran berbasis proyek, atau yang lebih dikenal dengan model pembelajaran Project Based Learning. Siswa dibagi dalam dua kelompok, kelompok pro dan kelompok kontra. Sebelum proses debat dilaksanakan, siswa terlebih dahulu diminta menggali informasi seluas-luasnya dengan pengontrolan guru. Jadi sebelum debat, siswa berusaha memahami materi, dan disaat berdebat mereka berusaha mempertahankan prinsip dari materi yang telah mereka pelajari. Disaat berdebat, siswa menjadi lebih paham, dan mengetahui dimana letak kesalahan dan kekurangan, serta ada introspeksi terhadap permasalahan yang ada dan mendapat solusinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar